-->

Hindari Kebiasaan Buruk agar terhindar dari Resiko Kolesterol Tinggi

Hindari-kebiasaan-buruk-agar-terhindar-dari-Resiko-Kolesterol-Tinggi
Hindari Kebiasaan Buruk agar terhindar dari Resiko Kolesterol Tinggi 

Risiko kolesterol menjadi salah satu risiko kesehatan yang berbahaya. Dengan meningkatnya kolesterol dalam tubuh, ini bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Salah satunya adalah Penyakit Jantung Koroner (PJK). Umumnya, risiko meningkatnya kolesterol dalam tubuh terjadi karena pola hidup tak sehat, konsumsi berbagai makanan yang mengandung lemak tak sehat, juga gerak tubuh yang kurang. Banyak cara menurunkan kolesterol tinggi, namun semua itu akan sia-sia jika Anda tak menghilangkan kebiasaan buruk Anda. Yap, ada beberapa kebiasaan buruk yang mungkin tanpa sadar Anda lakukan, yang bisa berpengaruh pada kenaikan kolesterol. 

Berikut merupakan beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari atau dihentikan agar kolesterol tidak melonjak:

1. Malas olahraga dan gaya hidup tidak sehat
Hidup di perkotaan yang serba sibuk memang membuat Anda jarang punya waktu untuk berolahraga. Jangankan olahraga, untuk makan makanan yang sehat saja sulit. Alhasil, Anda pun lebih sering mengonsumsi makanan olahan seperti nugget atau sosis dan juga fast food. Padahal, makanan-makanan tersebut mengandung kolesterol yang sangat tinggi dan membuat kolesterol di dalam tubuh meningkat. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang direbus atau dikukus dan menghindari makanan yang digoreng. Tidak hanya itu, membiasakan diri untuk selalu beraktivitas rutin pun bisa membantu meningkatkan HDL di dalam tubuh.

2.Minum alkohol. 
Untuk Anda yang punya kebiasaan mengonsumsi alkohol sebagai cara untuk melepas stres setelah bekerja seharian, mungkin sebaiknya Anda cari alternatif lain yang lebih menyehatkan. Pasalnya, alkohol ternyata berdampak pula pada kenaikan kolesterol di dalam tubuh. Racun yang ada pada alkohol akan memengaruhi fungsi jantung, pembuluh darah, dan juga organ hati. Tidak heran, tubuh pun mengalami kesulitan untuk membakar kolesterol dan kadarnya akan menjadi lebih tinggi saat terakumulasi pada pembuluh darah.

3. Berat badan berlebih atau obesitas. 
Obesitas atau kelebihan berat badan memang bisa menimpa siapa saja. Namun demikian, jika Anda memang menderita obesitas, baiknya jangan diam saja dan segera lakukan langkah lebih lanjut untuk mengontrol berat badan Anda. Mengapa? Pasalnya, ketika tubuh obesitas dan Anda membiarkannya begitu saja, maka kadar kolesterol di dalam tubuh pun akan tinggi karena adanya lemak yang menumpuk. Sebagai tindak lanjutnya, Anda bisa mencoba menurunkan berat badan sebanyak 10% dari IMT atau Indeks Masa Tubuh agar tidak mengidap penyakit kardiovaskular yang fatal.

4 Stres
Stres bukanlah hal yang bisa disepelekan. Kondisi ini dapat berujung pada kebiasaan diet yang kurang baik dan berat badan yang berlebihan pada pria. Akibatnya, risiko terhadap kolesterol tinggi pun meningkat. Ketahui juga bahwa tubuh mengeluarkan hormon kortisol saat stres. Kadar hormon kortisol yang tinggi dalam jangka waktu yang lama menyebabkan kadar kolesterol meningkat. Hormon adrenalin juga akan dilepaskan oleh tubuh saat stres, sehingga memicu trigliserida yang dapat meningkatkan kolesterol jahat.

Sejumlah penelitian telah menemukan hubungan antara stres dengan kolesterol tinggi. Salah satunya memaparkan bahwa orang yang stres di tempat kerja memiliki kadar kolesterol yang tidak normal, yakni total kolesterol tinggi, kolesterol baik rendah dan kolesterol jahat tinggi.

Kebiasaan buruk tersebut akrab dengan kehidupan Anda, dan tanpa disadari dapat menjadi penyebab tingginya kadar kolesterol. Karena itu, jauhilah atau ubah hal-hal tersebut demi mencegah kolesterol tinggi maupun penyakit fatal lainnya.