-->

Tips Trik Seputar Internet dan Bisnis

Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Membina Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah



Hak-dan-Kewajiban-Suami-Istri-dalam-Membina-Rumah-Tangga-Sakinah-Mawaddah-Warahmah
Memiliki Keluarga yang dibangun diatas Rumah tangga Sakinah Mawaddah Warahmah adalah impian setiap pasangan hidup Suami Istri.

وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ 
Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri (manusia), supaya kamu cenderung dan merasa tenteram (sakinah)kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa cinta dan kasih sayang (mawaddah wa warahmah). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kemahaan-Nya) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Rum [30]:21)

Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah adalah kelurga yang selalu diberikan kedamaian, ketentraman , selalu penuh dengan cinta dan kasih sayang. Jadi pengertian umum dari kalimat sakinah, mawadah wa rahmah adalah damai, tenang dan tentram dalam cinta dan kasih sayang. Pasangan Suami istri harus saling menerima kekurangan masing-masing dan Pasangan Suami Istri harus saling menutupi kekurangan pasangannya dan bersinergi untuk mempersembahkan yang terbaik dan bertanggungjawab atas Hak dan Kewajiban Suami Istri

Hak dan Kewajiban antara suami dan isteri sudah diatur dalam al-Qur’an. Dalil-dalil tersebut meliputi hak dan kewajiban bersama antara suami dan isteri, kewajiban suami terhadap isteri ( hak istri ) , kewajiban isteri terhadap suami ( hak suami ).

Allah SWT berfirman

وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيْمٌ

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” ( Surat Al Baqarah: 228)


الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

( An-Nisa : 34 )


Berikut adalah Hak dan Kewajiban Suami Isteri dalam rumah tangga menurut Syariat Islam

Hak Istri Kewajiban Suami

1. Memberi nafkah dhohir

Suami Wajib memberi nafkah lahir (kebutuhan materi ) dunia kepada Istrinya yaitu Sesuai kemampuannya

Allah berfirman :

لينفق ذوسعة ومن قدر عليه رزقه فلينفق مما اته الله، لا يكلف الله نفسا الا ما اتها، سيجعل الله بعد عسر يسرا

“Hendaknya orang yg mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya، dan orang yg terbatas rezekinya hendaknya memberi nafkah sesuai rezeki yg allah berikan kepadanya. Allah tidak memberi beban kepada seseorang melainkan sesuai dgn apa yg allah berikan kepadanya.Allah akan memberikan kelapangan ( kemudahan ) setelah kesempitan ( kesulitan ) “.
( QS At Talaq 7 ).


وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۚ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ ۚ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَٰلِكَ ۗ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗ وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَنْ تَسْتَرْضِعُوا أَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُمْ مَا آتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوفِ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. ( Al Baqarah 233 )

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَارُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِنْ كُنَّ أُولَاتِ حَمْلٍ فَأَنْفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتَّىٰ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُمْ بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِنْ تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُ أُخْرَىٰ

Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya. ( QS At Talaq 6 )


2. Memberi nafkah bathin

Suami Wajib Memberi kasih sayang perhatian dan kepuasan biologis dan berusaha tidk meninggalkannya dalam waktu yg lama kecuali terpaksa.

Allah berfirman :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا ۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak (QS An Nisa’ 19 )

3. Membuat hati istri senang dan tidak membuatnya bersedih.

Suami Wajib Berusaha Membuat hati istrinya ،senang، tentram dan damai ( bahagia ) dgn sikap ،kata dan perbuatan serta tdk boleh membuatnya susah dan bersedih hati.

Allah berfirman :

اسكنو هن من حيث سكنتم من وجدكم، ولا تضاروهن لتضيقوا عليهن

“Tempatkanlah mereka ( Istri ) dimana kamu tinggal menurut kemampuanmu، dan janganlah kamu menyusahkan mereka utk “menyempitkan (hati)” mereka . “

( QS At Talaq 6 ).


Rasulullah saw bersabda :

اكمل المؤمنين ايمانا احسنهم خلقا، والطفهم لاهله
“Orang mukmin yg paling sempurna imannya adlh yg paling baik ahklaqnya dan paling lembut pada istrinya “

( HR Turmudzi dan Nasa’i ).


4. Amar ma’ruf nahi mungkar dan mengajarkan hukum islam.

Suami wajib mengajarkan pd istrinya ttg perintah dan larangan2 allah.memerintahkan utk taqwa pd allah dan menjauhi larangannya.

Allah berfirman :

يا ايها الذين امنوا قوا انفسكم واهليكم نارا…الخ

“Wahai orang2 yg beriman،peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka….”

(QS At Tahrim 6 )

واذكرن ما يتلی فی بيوتكن من اية الله والحكمة، ان الله كان لطيفا خبيرا

“Dan ingatlah apa yg( harus) dibacakan di rumahmu ( yaitu) dari ayat2 allah dan hikmah ( sunnah rosul) sunggug allah maha lembut dan maha mengetahui “

( QS Al Ahzab 34 ).


5. Menjadi pemimpin dan memberi contoh yg baik.

Suami harus memimpin istri dan anak2 nya dgn baik dan memberi contoh yg baik sebagai panutan dlm rumah tangga.

Allah berfirman :

الرجال قوامون علی النساء بما فضلی الله بعضهم علی بعض….

“Laki-laki ( suami ) adalh pemimpin / pelindung bg perempuan ( istri ) karena allah telah melebihkan sebagian mereka ( laki2) atas sebagian yg lain (perempuan)….”
(QS An Nisa’ 34 ).

6. Menjaga Harga Dirinya / Tidak Boleh Membuka Aib Istrinya .

Istri adalah Kehormatan bagi suami dan sebagai manusia Pasti mempunyai kekurangan.dan suami wajib menutupi kekurangan2 istrinya agar tetap terhormat dimata umum. agar istri tdk malu dan kecil hati . seperti yg sdh sy tulis diatas QS At Talaq 6 “bahwa suami tdk boleh membuat hati istrinya sempit” ( termasuk sempit karena malu)


7. Tidak Boleh Kikir Pada Istrinya Dan Tidak Boleh Berlebihan ..

” Suami harus menafkahkan rejekinya pd istrinya sesuai dgn besar kecilnya rejeki yg allah berikan “

Laki- laki Sebagai pemimpin kita laki2 harus mempersiapkan diri sejak kecil dan belajar menjadi pemimpin yg baik.agar kita bisa menjadi pemimpin yg baik bagi keluarga.

Rasulullah saw bersabda :

كل كم راع وكل كم مسؤل عن رعيته

“Setiap orang adlh pemimpin، dan akan ditanya ( diminta pertanggung jawaban) atas kepemimpinannya. “


Hak Suami Kewajiban Istri


1. Menghormati Suami Selayaknya Seorang Pemimpin .

Siapapun Istri berasal harus menunjukkan sikap hormat pd suaminya yg allah tetapkan sebagai pemimpin bagi wanita dan anak2 nya. Istri tdk boleh Mendongakkan kepala pd suami atau membusungkan dada ، jangan bersuara dgn nada yg lebih tinggi dr suaminya Semiskin apapun suaminya. Istri Harus rela dan Ihklas Menjadikan Suaminya sebagai pemimpin dlm Rumah tangganya yg harus dihormati sebagai ketetapan dr allah swt.

Allah swt berfirman :

الرجال قوامون علی النساء …. الخ

“Laki- laki adalah pemimpin bagi wanita …”

(QS An Nisa’ 34 ).


2. Membuat Hati Suaminya Senang.

Istri Harus bersikap،berbuat dan berkata2 yg menyenangkan hati suaminya.dan tdk boleh bersikap sebaliknya yg membuat hati suaminya tdk senang bahkan kecewa.

Rasulullah saw bersabda :

خير النساء امراة اذا نظرت اليها سرتك،وان امرتها اطاعتك، وان غبت عنها حفظتك فی مالك ونفسك

“Paling baiknya wanita ( istri ) adalah wanita yg jika dilihat dia membuat hatimu senang، jika kamu perintah dia Taat، dan jika kamu pergi dia menjaga dirimu dan hartamu “

(HR Bukhari dari Abu Hurairah ra)

3. Wajib Ta’at kepada Suami .

Istri wajib patuh pada perintah suami sebagai pemimpin rumah tangga selama perintahnya itu bukan sesuatu yg dilarang oleh Syariat islam dan pantas dilakukan kaum wanita.

4. Menjaga Kehormatan Dan Harga Diri Suaminya.

Istri Harus menjaga dirinya sendiri dari hal2 yg akan membuat suaminya malu .

Istri tdk boleh membuka kejelekan suaminya pd siapapun.


5. Menjaga Harta Suaminya.

Istri tidak boleh Membelanjakan Harta suaminya atau memberikannta kepada orang tanpa seizin dan sepengetahuan suaminya walau satu rupiah. Tidak membelanjakan harta suaminya dengan Boros atau berlebihan atau tdk sesuai kebutuhan.


Kewajiban Bersama Suami dan Istri

1. Halal bergaul antara suami dan isteri dan masing-masing dapat bersenang-senang satu sama lain

2. Terjadi mahram semenda

3. Terjadi hubungan waris mewarisi

4. Bergaul dengan baik antara suami dan isteri sehingga tercipta kehidupan harmonis dan damai

Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Membina Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah , Semoga bermanfaat jangan lupa berkomentar dan berkunjung kembali ke website www.tipstriksib.net



Related : Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Membina Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

clear'/>