-->

Tips Trik Seputar Internet dan Bisnis

Cara Memilih Ciri-Ciri Hewan Kurban yang Baik dan Sehat



tips-cara-memilih-ciri-ciri-hewan-qurban-yang-baik-dan-sehat
Cara Memilih Ciri-Ciri Hewan Kurban yang Baik dan Sehat

Sebentar lagi hari raya idul qurban ( idul adha ) akan datang, semua umat islam menyambutnya dengan gembira terlebih bagi orang yang taqwa , karena dihari qurban mereka bisa berbagi rejeki dengan cara berqurban dengan menyembelih hewan qurban (domba kambing, sapi atau unta) di bulan haji bulan dzulhijjah karena Allah dan membagikannya kepada orang-orang yang dalam keseharianya tidak mampu . Berqurban adalah salah satu ibadah utama setelah shalat fardhu kepada Allah SWT yang telah di contohkan oleh Nabi ibrahim as dan nabi ismail as dan dilanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Berqurban hukumnya sunat muakkadah bagi yang mampu , dan Rasulullah SAW mengatakan jangan dekat-dekat dengan tempat sholatku bila orang yang mampu berkurban tetapi tidak melaksanakannya. Karena dalam kekayaan yang mereka dapatkan ada hak anak yatim piatu dan orang-orang miskin. Banyak hikmah dan manfaat keutamaan berqurban yang bisa dipetik agar kita menjadi orang bertaqwa sisi Alloh SWT. Salah satu faktor yang penting dalam ibadah kurban adalah memberikan hewan kurban yang terbaik. dan sehat , tentunya wajib untuk mengetahui ciri-ciri hewan qurban yang baik dan syar'i menurut pandangan agama Sapi qurban yang kuat dan sehat harus menjadi pilihan utama. Bisa dibayangkan kita sudah ikhlas dalam beribdah kurban tapi ternoda karena sang penerima kurban merasa kecewa karena tidak mendapatkan daging dengan kualitas yang baik dan pada ujungnya tidak dapat mengkonsumsi daging kurban yang kita berikan

Berikut adalah tips cara memilih hewan kurban dengan mengenali ciri-ciri hewan qurban atau tanda hewan tersebut sehat dapat bermanfaat untuk para kaum muslim/muslimin dalam melaksanakan ibadah kurban

1. Umur hewan Qurban. 

Pilih hewan kurban yang cukup umur. Kriteria umur adalah 12 sampai 18 bulan untuk kambing dan domba. Sedangkan untuk Sapi atau Kerbau 22 Bulan. Cara untuk mengetahui umur hewan kurban yaitu dengan mengamati gigi-gigi ternak tersebut. Jika gigi susunya telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), itu menandakan ternak tersebut (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan gigi-gigi sapi dan kerbau baru tanggal pada umur sekitar 22 bulan.

2. Kesehatan hewan Qurban 

dengan kriteria :

a). aktivitasnya. Bila pergerakannya aktif saat didekati itu berarti hewannya sehat. Gerak/temperamennya bebas, lincah, kuat, bersemangat, tidak pincang, tidak gelisah, dan selera makannya bagus.

b). Rambut atau bulunya halus, mengkilap, tidak rontok, tidak mengalami kebotakan, tidak berdiri, tidak ada perubahan warna, tidak dihinggapi parasit kulit (caplak, tungau, kutu, dll.).

c). Matanya bersinar dan jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air (eksudat), tidak berwarna merah (yang berarti juga tidak sedang terjadi perdarahan), dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Bila ditemukan mata hewan ternak yang beleken dan keruh, itu berarti sedang sakit.

d). Bentuk tubuhnya harus standar. Pengertian standar untuk sapi dan kerbau, tulang punggungnya relative rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal. Postur tubuh ideal yang dimaksud, misalnya kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan leher seimbang.

e). Selain itu, dapat pula dilihat di bagian mulut. Apabila mulutnya basah sekali sehingga air liurnya banyak keluar, atau tampak di mulutnya terdapat bintil-bintil berwarna merah, tentu hewan tersebut harus diwaspadai, mungkin mengidap penyakit. Juga, sedapat mungkin agar menghindari ternak yang cacat seperti salah satu bagian dari tubuhnya hilang atau rusak, misalnya tanduknya patah sebelah, tulang kakinya patah, telinganya hilang sebelah, matanya buta, dan lain-lain. Pilihlah ternak yang sikap berdirinya tegak, kokoh, kuat, dan bertumpu pada keempat kakinya.

f). Hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan. Selaput lendir hidung berwarna merah terang.

g). Mulut dan gusi bersih, tidak ngiler, tidak mengeluarkan eksudat, tidak menganga, dan tidak ada bercak-bercak peradangan.

h). Celah kuku bersih, tidak ada luka, tidak ada peradangan, tidak ada pembengkakan.

i). Kulitnya lentur/elastis, tidak ada penebalan, tidak ada bisul, tidak ada luka.

j). Bagian pangkal hingga ujung ekor bersih, licin, kering. Bulu ekor lebat, bersih, dan kering.

k). Bagian dubur/anus bersih, kering, dan tidak menunjukkan tanda-tanda diare (mencret).

l). Berhati-hatilah dalam memilih hewan ternak jika bertepatan dengan musim hujan. Sebab, di musim hujan hewan ternak rawan terkena diare dan cacingan. Biasanya pada hewan yang cacingan kulitnya terlihat kusam dan badannya kurus.

m). Amati bagian kulitnya, apakah terdapat borok atau korengan. Hewan yang korengan menandakan sedang terkena penyakit kulit. Hendaknya diobati saja dulu hingga sembuh dan sehat. Karena hewan ternak yang sakit tentu bukan hewan yang tepat untuk berkurban.



Related : Cara Memilih Ciri-Ciri Hewan Kurban yang Baik dan Sehat